-->
Seni Budaya Bumi Melayu
Rangkai Pantun Pengindah Kata
Bulatkan Tekad Teruslah Maju
Bersama Membangun Kelurahan Tercinta

Makan Ketupat Beralas Tikar
Dimasak oleh Anak Bu Zaitun
Tanjungpinang Kini Telah Bergelar
Kota Gurindam Negeri Pantun

Anak Raja Menunggang Kuda
Sambil Membawa Buah Pinang
Tanjung Unggat Kelurahan Termuda
Di Pemerintah Kota Tanjungpinang





14 Oktober, 2009

Sejarah Dracula

Selama perang salib, wallachia menjadi rebutan antara kerajaan Hungaraia dan Turki Ottoman, pada masa Vlad II berkuasa di wallachia, Vlad II mempunya tiga orang anak, Mircea, dan Randu, Vlad II memihak kerajaan Hungaria.

Namun setelah dilengserkan oleh Sigismund ( Raja dari kerajaan Hungaria ) dan kemudian digantikan oleh John Hunyandi, Vlad II memihak kepada kesultanan Turki Ottoman, sebagai jaminan kesetiaannya kepada kesultanan Turki ottoman, Vlad II mengirimkan dan Randu ke Turki.

Riwayat
Vlad Tsepes III ( 1431 - 1475 M ) atau yang lebih populer dengan nama dilahirkan di Transylvania, Rumania. Ia merupakan anak Ke 2 dari Vlad II dan Cneajna, seorang putri dari Moldavia
Masa kecil memang tidak berlangsung lama, diusianya yang ke 11 ia harus menjadi jaminan kesetian ayahnya kepada kesultanan Turki ottoman, ia dan adiknya Randu harus dikirim ke Turki.

Awal Kekuasaan
Setelah perang Verna, terjadi konflik antara Vlad II dan John Hunyadi, yang berujung pada kematian Vlad II dan Mircea, kakak . Melihat perubahan politik di Wallachia tersebut, maka sultan Turki ottoman Mehmed II mengirimkan pulang ke wallachia untuk merebut tahta.
kembali ke Wallacia dengan di kawal 8000 prajurit Turki ottoman. sesampainya di Tirgoviste ( ibu kota wallachia ) terjadi pertempuran antara pasukan Vlasdisav dengan pasukan , yang akhirnya di menangkan oleh pasukan dan menempatkan sebagai penguasa Wallachia.

Awal Kekejaman
Setelah berhasil menduduki tahta, membantai prajurit Turki ottoman yang tersisa dengan cara di sula, hal tersebut menjadi salah satu penyebab permusuhan antara dan Sultan Mehmed II.
Sebagai panglima salib di Wallachia, telah membantai kurang lebih 23.000 umat islam baik tentara maupun rakyat, dengan peperangan maupun dengan metode sula ( impaler ), setelah tindakan tersebut mengirimkan surat kepada raja Hungaria saat itu ( Matthias Corvinus ) untuk meminta dukungan dari kerajaan Hungaria untuk melawan Turki Ottoman.

Serangan Tengah Malam
( The Night Attack )
Tindakan yang membantai 23.000 tentara Turki Ottoman, membuat sultan Mehmed II menyatakan perang kepada . Pada tanggal 17 Mei 1462 M Sultan Mehmed II ( sang penakluk konstatinopel ) mengirimkan 60.000 tentara ditambah 30.000 tentara non reguler. Sedangkan tentara mencapai 30.000 prajurit, melihat jumlah pasukan yang tidak berimbang, melakukan strategi perang grilya (Hit and Run)
Pada serangan tengah malam pasukan yang berkekuatan 10.000 orang berhasil mendesak pasukan Turki ottoman, tetapi dapat dipukul mundur pada saat fajar tiba, atas kekalahan tersebut pasukan mundur ke benteng Poenari, melarikan diri dari kepungan pasukan Turki ottoman yang di pimpin oleh Randu ( adik kandung )ke Hungaria, dengan melarikandirinya , Randu dengan mudah merebut benteng Poenari dan merebut tahta Wallachia.

Kematian

Pada Desember 1476 Terjadi pertempuran antara pasukan salib dengan dengan pasukan muslim ( Turki ottoman )dimana pertempuran tersebut terjadi di daerah Snagov, dalam pertempuran tersebut pasukan dapat dikalahkan, dan ( Vlad III ) tewas dalam pertempuran tersebut, kepalanya di penggal dan di bawa ke Turki sebagai bukti kematiannya

Comments :

0 komentar to “Sejarah Dracula”


Posting Komentar